Filosofi Batik Secara Umum

9 Apr 2009

Dalam proses pembuatannya, seni batik terutama batik tulis melambangkan kesabaran pembuatnya. Setiap hiasan dibuat dengan teliti dan melalui proses yang panjang. Kesempurnaan motif tersebut menyiratkan ketenangan pembuatnya.

Corak batik tertentu dipercaya memiliki kekuatan gaib dan hanya boleh dikenakan oleh kalangan tertentu. Misalnya, motif parang yang melambangkan kekuatan dan kekuasaan, hanya boleh dikenakan oleh penguasa dan ksatria. Batik jenis ini harus dibuat dengan ketenangan dan kesabaran yang tinggi. Kesalahan dalam proses pembatikan dipercaya akan menghilangkan kekuatan gaib batik tersebut.

Selain proses pembuatan batik yang sarat dengan makna filosofis, corak batik merupakan simbol-simbol penuh makna yang memperlihatkan cara berfikir masyarakat pembuatnya. Berikut ini adalah beberapa motif batik beserta filosofinya.
1. Kawung
Motif ini berbentuk teratai yang sedang merekah. Motif melambangkan kesucian dan umur panjang.
2. Parang
Motif berbentuk mata parang, melambangan kekuasaan dan kekuatan. Hanya boleh dikenakan oleh penguasa dan ksatria.
3. Sawat
Motif berbentuk sayap, hanya dikenakan oleh raja dan putra raja.

Motif batik diciptakan tidak berdasarkan pertimbangan nilai estetis saja, tetapi juga berdasarkan harapan-harapan yang dituangkan dalam bentuk banyak simbol, misalnya sebagai berikut:

1. Ragam Hias Slobong
Memiliki arti lancar dan longgar. Motif ini digunakan untuk melayat dan bermakna harapan agar arwah orang yang meninggal dunia dapat dengan lancar menghadap kepada Tuhan dan diterima di sisi-Nya.
2. Ragam Hias Sida Mukti
Berarti “jadi bahagia”. Motif ini dikenakan oleh pengantin pria maupun wanita, dengan harapan keduanya akan memperoleh kebahagiaan selama hidupnya.



14 komentar:

Anonim mengatakan...

Terima kasih atas informasinya, sekarang saya jadi lebih mengerti batik. Semakin mengenal batik, semakin cinta batik!

muha mengatakan...

Sami-sami..
Semoga semakin banyak yang cinta batik!!

Anonim mengatakan...

saran bos, klow bsa d tmbahin gambarnya.,., biar agak jlas gtu,..,,.

muha mengatakan...

Oke bos, saya usahakan :D

Anonim mengatakan...

saya ingin mengetahui dengan lebih mendalam tentang filosofi batik,dimana saya boleh dapatkan rujukannya?

Muha mengatakan...

Penjelasan tentang filosofi batik bisa didapat dari buku-buku yang mengulas batik, bisa anda dapatkan di toko-toko buku.

tidak ada yang lebih baik dari mendatangi pembatik atau ahli batik dan menanyakan langsung tentang filosofi batik.

terima kasih.

krisnugroho tedjo mengatakan...

Makasih banyak informasi nya mas.. Ayoo mas ulas lebih banyak lagi tentang batik... Saya cinta produk budaya yang satu ini mas..

Azizah mengatakan...

selain seninya yang tinggi ternyata,,maknanya juga luas,,,

zona putih mengatakan...

baru tau kalau batik ada filosofinya, budaya kita emang unik

Woro mengatakan...

keren banget

jat miko mengatakan...

matur suwun infonya

Mahawan Saputra mengatakan...

Informasi yang bagus sekali
Trimakasih

Gilang Permana mengatakan...

Keren sob
tambah cinta sama Indonesia

Dwi Sulistiyani mengatakan...

Terimakasih untuk sharing informasinya.. Tertarik untuk mempelajari cara membuat batik tulis, cara membuat batik cap, serta teknik pewarnaan batik?.. Anda bisa memesan paket cd belajar membatik di Fitinline..

Posting Komentar