Semangat Baru

13 Nov 2010

Kepada pengunjung yang terhormat, saya ingin menyampaikan bahwasannya dalam beberapa minggu ke depan blog ini akan diupdate secara berkala dengan materi-materi tentang batik, budaya Indonesia, kesenian, ataupun yang lainnya.

Terima kasih kepada pengunjung yang sudah menyempatkan waktu mampir di blog yang sangat sederhana ini. Mari kita lestarikan dan kembangkan budaya Indonesia :D .

Mohon Masukan (Read Please!!!)

24 Mei 2010

Pengunjung yang terhormat, walaupun blog ini pengunjung perharinya sedikit, tapi saya lihat ternyata setiap hari pasti ada yang mampir ke blog ini.

Mungkin ada yang mendapatkan informasi walaupun tidak akan puas, ada yang kecewa sekali, dan ada juga yang langsung pergi back to google.

Saya ingin sekali memberikan informasi-informasi yang anda butuhkan. Oleh karena itu, tolong luangkan waktu anda sebentar saja untuk kasi komentar di bawah, apa yang anda sekalian cari, anda butuhkan, tetapi tidak ada di blog ini atau kurang begitu jelas.

Satu lagi, saya baru saja membuat sebuah blog yang isinya foto-foto yang ada di Cirebon, mungkin jika anda mau request, silahkan saja. Blog itu beralamat di http://cirebondailyphoto.blogspot.com

mungkin itu saja yang ingin saya sampaikan, makasih banget untuk yang mau komen dan kunjungi blog saya. Saya ingin membantu.

Pengiriman Perajin India ke Indonesia Untuk Belajar Batik

8 Mei 2010

Tanggal 27 Mei yang akan datang, 4 perajin India beserta 2 charge officer yang dikirim oleh pemerintah India, akan mendatangi Sanggar Batik Katura di Trusmi untuk menjalani pelatihan batik. Hal ini menjadi bukti bahwa warga negara lain sangat tertarik oleh batik Indonesia, setelah sebelum-sebelumnya adalah orang Jepang, Brazil, dan juga Prancis. Bagaimana dengan warga Indonesia sendiri. Banyak sekolah-sekolah yang mengirimkan pelajarnya untuk mengikuti pelatihan batik di Trusmi. Bukan hanya dari sekolah, tapi juga dari instansi-instansi.

Menurut pengamatan saya, salah satu kendala berkembangnya industri pembuatan batik menjadi besar adalah dari kurangnya tenaga kerja. Hitung saja, untuk membuat satu kain batik tulis dengan pengerjaan yang rapi membutuhkan beberapa hari. Jika pekerja suatu industri hanya sedikit, rasanya akan sulit untuk menghasilkan batik dengan jumlah yang banyak dengan waktu yang cepat.

Oleh karenanya, negara kita masih membutuhkan perajin-perajin batik baru untuk selalu melestarikan dan mengembangkan batik Indonesia. mudah-mudahan siswa siswi yang belajar batik ke Trusmi dan ke tempat lainnya, kelak akan menjadi penerus-penerus dalam mengembangkan batik Indonesia.

Bayangkan saja oleh anda, ketika kelak Indonesia sudah kehabisan perajin batik karena generasi yang akan datang tidak lagi mau untuk belajar batik. Sedangkan di luar negeri semakin banyak yang mengenal dan belajar batik, mungkin bisa saja kebudayaan Indonesia ini kelak akan lebih berkembang di luar negeri.

Mari kita warga negara Indonesia selalu mencintai budaya kita, mempelajari,melestarikan, dan terus mengembangkan budaya Indonesia.